Lombok Bagian Selatan Mulai Digarap dengan Sosialisasi dan Edukasi Geopark

rinjanigeopark      2017-11-13


Kawasan Selatan Pulau Lombok saat ini juga menjadi perhatian dalam pengembangan Geopark Rinjani Lombok. Hal ini sebagai bentuk tindak lanjut dari rekomendasi UNESCO dalam pengembangan Geopark Rinjani Lombok sebagai bagian dari UNESCO Global Geopark (UGG). Jika dilihat dari landscape kawasan selatan, kawasan ini merupakan surganya pantai, karena disuguhi keindahan pantai yang sangat luar biasa. Selain keberadaan pantai yang indah kawasan Selatan secara Geologi adalah kawasan gunung api bawah laut (Sub marine volcano) dan juga salah satu dari dua sub marine volcano di dunia yang dapat memberikan gambaran dan bukti yang lengkap selain yang ada di Afrika.

Sebagaimana visi Geopark yaitu Memuliakan warisan bumi untuk mensejahterakan masyarakat maka Dewan Pelaksana Geopark Rinjani Lombok mulai melakukan pendekatan dan interaksi secara nyata melalui kegiatan sosialisasi pemberdayaan masyarakat di kawasan Geopark Rinjani Lombok. Pada hari kamis 9 Nopember 2017 dilakukan kegiatan sosialisasi awal dikawasan selatan tepatnya di masyarakat Desa Mertak kawasan Gunung Tunak oleh Dewan Pelaksana (DPH) Geopark Rinjani Lombok bersama BAPPEDA Prov NTB dan difasilitasi oleh BKSDA dan Kelompok Tunak Besopoq. Diikuti lebih dari 40 orang yang didominasi oleh para pemuda/pemudi yang saat ini aktif dalam pengembangan ecowisata desa.

Dalam pemaparannya Misbah (DPH Geopark Rinjani Lombok) menjelaskan pemahaman tentang geopark, tujuan dari geopark serta manfaat yang didapatkan dari kegiatan didalam geopark khususnya mengkaitkan menumbuhkan kesadaran masyarakat akan pentingnya konservasi, serta manfaat secara ekonomi dalam hal bagaimana masyarakat harus menjadi pelaku/agent dalam pengembangan kawasan yang ada di kawasan Gunung Tunak, serta peluang besar perkembangan tamu/wisatawan setelah kawasan berlabel geopark dunia. Selanjutnya Meliawati (DPH Geopark Rinjani Lombok) lebih membuka wawasan bagi peserta terkait potensi yang tersimpan di dalam kawasan Gunung Tunak mulai bebatuan yang memberikan nilai informasi, formasi lapisan yang ada di tebing-tebing sekitan Gunung Tunak, dll. Hal ini menjadikan peserta semakin antusias dalam usaha pengembangan kawasan ecowisata yang sedang digagas. Dilanjutkan oleh M Akbar yang lebih menekankan pada penggalian gagasan dan permasalahan yang dihadapi sehingga bisa dibuat langkah lanjutan dalam pemberdayaan masyarakat di Desa Mertak. Kegiatan dilanjutkan ke Pantai Bilasayak untuk memberikan praktek interpretasi kepada para peserta.

Besar harapan dari masyarakat kegiatan dapat dilanjutkan lebih detil khususnya dalam pengembangan potensi baik paket tour wisata, souvenir, dan homestay yang ada di sekitar kawasan yang harapannya akan juga banyak menyerap keterlibatan perempuan yang ada disana. Perlunya pendampingan dan fasilitasi ke masyarakat sehingga muncul komitment dan kemauan dari masyarakat perlu terus dilakukan. Hal ini sebagai langkah melawan kemiskinan dari pemberdayaan masyarakat desa secara langsung. (MH-DPH GRL)

Share to:

Twitter Facebook Google+ Stumbleupon LinkedIn
rinjanigeopark.com © 2016
Jalan Langko No. 70, Mataram, Indonesia
Phone. +62370-634800